Catatan malam
Klik disini! Pahitnya Jalan Hidup Teringat seketika dibenakku seorang anak manusia yang di tinggal mati oleh kedue orang tuannya, belio memiliki beberapa saudra yang masih bersekolah. Setiap hari ia selalu banting tulang untuk membiayai adik-adiknya yang masih menempuh jalur pendidikan. Berangakat pagi pulang, dan selalu begitu, awalnya sih selalu bisa dijadikan pondasi buat adik-adiknya, bahakam menjadikan motivasi tersendiri. Tapi, hari demi hari dan waktupun berubah deratis atau orang mengatakan berputar 180© mengalihkan semuanya, yang awalnya menjadi penompang ekonomi keluarga berbalik arah entah kemana, yang awalnya bisnis lancar berubah deratis. Harta warisan dari orang tuanya yang telah meninggal habis terjual, Bayangkan jika pemuda yang berumur 27 tahun harus membiayai beberapa adiknya yang masih menempuh kuliyah disalah satu univertitas, dengan kondisi yang bisa pademi cov...